Kamis, 27 April 2017

I got my twentieth!

Ditulis oleh Oom Komariyah at 4/27/2017 10:31:00 AM
menurutmu ini? 
0 komentar
Hamdallah Ya Allah Alhamdulillah I got my twentieth 😇😇😇

Sedih banget sekaligus haru. *oke lebay*
Sedih dan haru karena ternyata aku bisa hidup 20 tahun dengan susah seneng perih dan segalanya udah dihadapin, udah dirasakan.
Alhamdulillah semoga berkah ya kedepannya semoga goal dan a lot of dreams bisa tercapai.

Malam ini dipake buat self improvement dan nyusun planning hidup ya!
kalo ga percaya ini air mata udah ngalir aja terus ya ampun parah. *gausah percaya

Ga peduli siapa yang mau ngucapin atau ngerayain, kayak tahun-tahun sebelumnya, lebih ke bersyukur aja sih. Bersyukur berkali-kali atas kesempatan yang Allah berikan 😊😇
Selanjutnya, ucapan syukur kembali terucap untukMu, Ya Allah.
Terima kasih telah berada di sisiku, bahkan saat orang-orang tidak lagi mengerti akan keadaanku.

*ini dipost Tanggal 28 April 2017 ya. Tanggal blog suka ga pas gitu -_-









Kamis, 13 April 2017

Jangan Salahkan Jilbabku

Ditulis oleh Oom Komariyah at 4/13/2017 10:17:00 AM
menurutmu ini? 
0 komentar

Assalamua'laikum, Wr. Wb 😊😊

Alhamdulillah masih dikasih kesempatan buat sharing di blog yang menurutku sangat random ini.

Cerita dikit deh, aku awal hijab pas kelas 6 SD umur 13 Tahun gitu. Cuma ikut-ikutan mamah dan kakakku aja sih awalnya, gapernah disuruh. Dan Alhamdulillah sampai sekarang masih tetep hijaban ya walaupun belum sempurna :’)
hijaban tapi masih pake yang pendek tidak menutup dada, pakaian alakadarnya membentuk lekuk tubuh memakai celana jeans yang ketat :’)

Pada dasarnya, umat islam  mengetahui bahwa berhijab atau berjilbab itu wajib bagi muslimah. Dalam artian hijab yang sesuai syariat dan tuntunan islam.
Sampai pada akhirnya aku memutuskan sedikit-sedikit untuk menjauhi hijab pendek dan celana jeans.
Aku berpikir tidak ada yang namanya terlambat untuk kebaikan. Aku sangat bersyukur, Allah masih sayang sama aku dan masih mau memberikan hidayah-Nya untukku. Bersyukurlah kalian yang hatinya masih diketuk hidayah-Nya, karena kalian adalah orang-orang yang beruntung.

Sampai detik inipun aku masih terus berusaha dan berusaha memperbaiki diri agar menjadi muslimah yang lebih baik. Setiap manusia tidak luput dari dosa dan khilaf. Termasuk masalah hijab itu sendiri. Mungkin saat ini aku belum berhijab yang benar-benar syar’i jika di bandingkan dengan mereka yang sudah berpenampilan dengan syar’i sesuai dengan syariat dan tuntunan islam. Setiap orang butuh proses untuk berubah, termasuk berhijab. Karena pada dasarnya hijab itu tidak hanya menutup aurat dan memakai jilbab, tapi membenahi hati dan diri dari perilaku, perkataan dan pikiran.

Mungkin banyak orang yang mencemooh dan menggunjingkan aku dan mereka yang berhijab tapi pakaian dan sikapnya masih tidak sesuai dengan apa yang di perintahkan oleh agama. Pakaiannya masih ketat, transparan, masih ada aurat yang terlihat ataupun gaya hijabnya tidak sesuai secara syar’i, misalnya tidak menutup dada tadi.
Itu fenomena yang masih banyak terjadi sekarang ini. Semua itu jadi teguran untukku pribadi supaya bisa berpenampilan lebih baik. Walaupun tetap berusaha untuk bisa berpenampilan seperti yang seharusnya. Dari segi sikap juga, masih banyak muslimah yang bersikap kurang baik yang membuat muslimah yang belum berhijab maupun berhijab menjadi “protes”. Tidak jarang hal ini di jadikan “omongan” bagi mereka, terutama yang belum berhijab. Tidak sedikit dari mereka yang mengatakan,

“lebih baik jilbabin hatinya dulu” mana ada hijab untuk hati? Dimana yang menjual hijab untuk hati?
 “buat apa berjilbab tapi masih melakukan maksiat?”
”untuk apa si berjilbab,kalau kelakuannya aja buruk, lebih baik ga usah berhijab sekalian”
“percuma berjilbab, kalau akhlaknya buruk”
“takut susah cari kerjaan atau jodoh”
atau juga “belum siap pakai jilbab”
“aku belum siap karena akhlakku belum baik”

Itu contoh-contoh ungkapan mereka yang belum mau memutuskan berjilbab.

Meskipun banyak orang yang berbicara seperti itu, tapi aku tetap menghargai mereka-mereka yang sudah memutuskan berhijab walaupun masih pakai baju yang ketat, terlihat leher dan sebagian tangan atau aurat yang lainnya.  Walaupun seharusnya tidak seperti itu, tapi menurutku mereka masih jauh lebih baik di bandingkan yang masih saja cuma ngomong dan mencemooh. Karena buatku akan di butuhkan proses dan waktu bagi setiap orang untuk berubah. Setidaknya dari aku atau mereka (yang masih di nilai tidak baik), sudah ada niat dan keinginan menutup auratnya walaupun belum sempurna. Aku sendiripun masih berproses untuk terus memperbaiki diri lagi. 

Aku tidak menyalahkan orang yang belum berhijab dan mencemooh mereka yang berjilbab karena sikap dan penampilannya, karena itu memang masih banyak terjadi. Memang sulit merubah seseorang, tapi setidaknya lakukan perubahan itu kepada diri sendiri dulu. aku hanya bisa menyarankan dan mendoakan semoga muslimah-muslimah berhijab semua bisa memberikan contoh dan pandangan yang baik untuk orang lain. Hanya saja bagi yang belum berhijab, semoga bisa menjadi bahan introspeksi diri dan berpikir mereka muslimah yang sudah mau berhijab walaupun belum sempurna, setidaknya masih lebih baik karena sudah “lebih dulu” meniatkan dalam dirinya untuk berubah dan menutup auratnya. Kalau menunggu siap, kapan siapnya? Sedangkan umur kita di dunia ini tidak pernah tahu sampai kapan.

 
Rasulullah telah bersabda :
"Tidak diterima sholat wanita dewasa kecuali yang memakai khimar (jilbab)." (HR. Ahmad, Abu
Daud, Tirmidzi, bn Majah)


Jika akhlakku kurang baik atau memang tidak baik tolong jangan salahkan jilbab dan pakaianku. karena kalian tidak pernah tau sulitnya aku untuk menyesuaikan keduanya. aku sedang berusaha menjadi lebih baik dari pribadiku sebelumnya.
Berhijab bukanlah berarti wanita itu berakhlak mulia dan tanpa dosa, dia tetaplah manusia yang tak luput dari khilaf dan dosa.

Tidak ada kaitannya apabila wanita itu sudah berakhlak mulia barulah ia boleh mengenakan hijab.

Hijab dan Akhlak merupakan 2 hal yang berbeda.
 
Wanita yang mengenakan hijab belum tentu berakhlak mulia, tetapi wanita yang berakhlak mulia sudah pasti mengenakan hijab.
😇

Tidak perlu lebih  baik dari semua orang, cukup lebih baik dari diriku yang dulu. Semangat!

Yuk sedikit demi sedikit perbaiki diri. Kalo ga sekarang? Kapan lagi?
😊
Allah bless us ^^

*Catatan untuk diri sendiri*

#hijabdanakhlak #jilbab #hijab #storyofmylife #friendlyreminder  #selfreminder #noteforself #motivasidiri







Rabu, 12 April 2017

Pengantar Bisnis - Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT. Astra Oto Parts

Ditulis oleh Oom Komariyah at 4/12/2017 10:04:00 AM
menurutmu ini? 
0 komentar

Mungkin selanjutnya blog ini akan berisi dan sering post tugas kuliah :D





Berikut terlampir Laporan CSR  / Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan ^^



TUGAS 4 PENGANTAR BISNIS






Disusun Oleh :

Nama     :  Oom Komariyah
NIM       : 
Jurusan :  Akuntansi        

PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI & BISNIS
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
2017

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 
       Setiap perusahaan selain tujuan utama untuk mendapatkan keuntungan atau laba pun ada tujuan lainnya yang menyangkut masyarakat atau lingkungan sekitar. Segala upaya dilakukan untuk kepentingan perusahaan yang tentunya menginginkan agar perusahaan yang dijalankan tetap menjaga  konsistensi dan menjadi perusahaan yang good bussiness. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menerapkan kegiatan Corporate Social Responsibility yang selanjutnya akan disingkat CSR. CSR merupakan sebuah kesepakatan dari The World Bussiness Council for Subtainable Development (WBCSD) di Afrika Selatan pada tahun 2002 yang ditujukan untuk mendorong seluruh perusahaan dunia dalam rangka terciptanya suatu pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Kesadaran dengan pentingnya mempraktikan CSR ini menjadi trend global seiring dengan semakin maraknya kepedulian yang mengutamakan stakeholders. 
Undang-undang No. 40 tahun 2007 mengatur tentang Corporate Social Responsibility (CSR) yang saat ini dilakukan bukan lagi bersifat sukarela. Salah satu perusahaan yang melaksanakan kegiatan CSR adalah PT Astra Otoparts Tbk yang selanjutnya disingkat PT AOP. PT Astra Otoparts Tbk (Astra Otoparts) adalah sebuah grup perusahaan komponen otomotif terbesar dan terkemuka di Indonesia yang memproduksi dan mendistribusikan beranekaragam suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan roda empat. Segmen pasar terbesar Perseroan adalah pasar pabrikan otomotif (OEM/Original Equipment Manufacturer) dan pasar suku cadang pengganti (REM/Replacement Market). Saat ini Grup Astra Otoparts terdiri dari 7 unit bisnis, 14 anak perusahaan konsolidasi, 20 entitas asosiasi dan ventura bersama, 1 penyertaan saham perusahaan, serta 11 cucu perusahaan yang didukung oleh 37.148 orang karyawan..

B.Rumusan Masalah
   Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah pada penulisan ini yaitu bagaimana cara Astra Otoparts Tbk dalam melaksanakan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility)?

C. Tujuan Penulisan
    Berdasarkan rumusan masalah, tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui cara Astra Otoparts Tbk dalam melaksanakan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility).




BAB II
KAJIAN TEORITIS

A. Definisi Corporate Social Responsibility (CSR)
   Menurut Hackston and Milne, tanggung jawab sosial perusahaan sering disebut juga sebagai Corporate Social Responsibility atau Social Disclosure, Social Reporting merupakan proses pengkomunikasian dampak sosial dan lingkungan dari kegiatan ekonomi organisasi terhadap kelompok khusus yang berkepentingan dan terhadap masyarakat secara keseluruhan (Sembiring, 2005). Selain itu, ISO 26000 mendefinisikan CSR sebagai tanggung jawab sebuah organisasi terhadap dampak-dampak dari keputusan-keputusan dan kegiatan-kegiatan pada masyarakat dan lingkungan yang diwujudkan dalam bentuk perlaku transparansi dan etis yang sejalan dengan pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat, mempertimbangkan harapan pemangku kepentingan, sejalan dengan hukum yang ditetapkan dan norma-norma perilaku internasional, serta terintegrasi dengan organisasi secara menyeluruh.
Menurut Gray et.al dalam (Sembiring, 2005) ada dua pendekatan yang secara signifikan berbeda dalam melakukan penelitian tentang pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Pertama, pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan mungkin diperlakukan sebagai suatu suplemen dari aktivitas akuntansi konvensional. Pendekatan ini secara umum akan menganggap masyarakat sebagai pemakai utama pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dan cenderung membatasi persepsi tentang tanggung jawab sosial yag dilaporkan. Pendekatan alternatif kedua dengan meletakan pengungkapan tanggung jawab soasial perusahaan pada suatu pengujuan peran informasi dalam hubungan masyarakat dan organisasi. Pandangan yang lebih luas ini telah menjadi sumber utama kemajuan dalam pemahaman tentang pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dan sekaligus merupakan sumber kritik yang utama terhadap pengungapan tanggung jawab sosial perusahaan.

B. Manfaat SCR
   Berdasarkan riset yang dilakukan oleh United States-based Business for Social Responsibility (BSR), banyak sekali keuntungan yang didapatkan perusahaan yang telah mempraktekan CSR antara lain: 
Meningkatkan brand image dan reputasi perusahaan, 
CSR dapat membuat perusahaan menjadi lebih dikenal oleh masyarakat sehingga reputasi perusahaan juga akan meningkat apabila perusahaan melaksanaan program tersebut dengan sebaik-baiknya
Meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan
Apabila program CSR dilakukan dengan baik oleh perusahaan maka para pelanggan akan menjadi lebih loyal karena para pelanggan tidak hanya mengetahui kualitas tetapi juga tujuan baik perusahaan
Mengurangi biaya operasional
Dengan adanya CSR perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran untuk biaya promosi, karena produk atau perusahaan pasti akan lebih dikenal oleh masyarakat
Meningkatkan kinerja keuangan
Dengan adanya CSR diharapkan laba perusahaan akan lebih meningkat karena penjualan akan meningkat. Dengan demikian adanya penerapan CSR kinerja keuangan dari perusahaan tersebut secara otomatis akan meningkat.
C. Teori Stakeholder 
   Konsep tanggung jawab sosial perusahaan secara umum dikenal dengan stakeholder theori artinya sebagi kumpulan kebijakan dan praktik yang berhubungan dengan stakeholder, nilai-nilai, pemenuhan ketentuan hukum, penghargaan masyarakat dan lingkungan, serta komitmen dunia usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan secara berkelanjutan. Pengertian Theori Stakeholder menurut (Freeman, 1984) adalah sekelompok orang atau individu yang diidentifikasi dapat mempengaruhi kegiatan perusahaan ataupun dapat dipengaruhi oleh kegiatan perusahaan. Stakeholder ini sering diidentifikasi dengan suatu dasar tertentu sebagaimana dikemukakan, yaitu dari segi kekuatan dan kepentingan relatif stakeholder terhadap isu, dari segi posisi penting dan pengaruh yang dimiliki mereka.
Teori ini juga menyatakan perusahaan akan memilih sukarela dalam pengungkapan informasi kinerja lingkungan, sosial, dan intelektual mereka, melebihi dan diatas permintaan wajibnya, untuk memenuhi ekspektasi sesungguhnya atau yang diakui oleh stakeholder. Tujuan utamanya adalah membantu manajer korporasi untuk mengerti lingkungan stakeholder mereka dan melakukan pengelolaan dengan lebih efektif diantara keberadaan hubungan-hubungan dilingkungan perusahaan mereka serta menolong manajemen korporasi dalam meningkatkan nilai dari dampak aktivitas-aktivitas mereka dan meminimalkan kerugian bagi stakeholdernya. Perusahaan melakukan wawancara terhadap para stakeholder untuk mengetahui keinginan-keinginan dan menyusun strategi perusahaan untuk memuaskannya.CSR merupakan strategi perusahaan untuk memuaskan keinginan para stakeholder, makin baik pengungkapan CSR yang dilakukan perusahaan maka akan semakin terpuaskan dan akan memberikan dukungan penuh kepada perusahaan atas segala aktivitasnya yang bertujuan untuk menaikan kinerja dan mencapai laba.

BAB III
ANALISIS

 Corporate Social Responsibility yang selanjutnya akan disingkat CSR merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh PT Astra Otoparts Tbk (AOP) sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
Sepanjang 2015, ruang lingkup kegiatan CSR Perseroan mencakup empat bidang kegiatan, yaitu:

• Pelestarian lingkungan, mencakup partisipasi Perseroan dalam upaya menanggulangi fenomena perubahan iklim, meningkatkan efisiensi energi dan upaya-upaya penyelamatan lingkungan lainnya,

• Praktik ketenagakerjaan, mencakup upaya Perseroan untuk meningkatkan kepedulian dan keterampilan karyawan dalam menghindari dan meminimalisasi risiko kesehatan dan kecelakaan kerja,

• Pengembangan sosial kemasyarakatan, mencakup upaya Perseroan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, perbaikan lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan pendidikan,

• Perlindungan konsumen, mencakup upaya Perseroan dalam memastikan keamanan dan keselamatan pelanggan yang.

Diantara kegiatan yang dilakukan oleh Astra Otoparts Tbk (AOP)  yaitu  seperti
pelaksanaan program Sekolah Adiwiyata yaitu pengembangan sekolah berbudaya lingkungan dan Olimpiade Rumah Pintar grup Astra Otoparts di Wanajaya, Cibitung, Bekasi yang merupakan kebanggaantersendiri bagi Perseroan adalahterpilihnya Astra Otoparts untuk mewakili dunia Industri dalam Lomba Kota Sehat Jakarta Utara.

Dalam bidang Pengembangan sosial kemasyarakatan Pada tahun 2015 Astra Otoparts melaksanakan tiga kali aksi donor darah yang menghasilkan total 205 kantong darah. Dan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan, Perusahaan secara rutin mengadakan pelatihan penggunaan APAR dan Hydrant.





BAB IV
PROGRAM KEGIATAN CSR

1.       PEDULI LINGKUNGAN

Kebijakan dan Komitmen
Komitmen Astra Otoparts untuk melestarikan lingkungan hidup tampak pada kebijakan Perseroan berupa dukungan gerakan penghijauan (go green) yang terus berlanjut secara konsisten. Sejak tahun 2012, lebih dari 52.000 bibit pohon telah ditanam dan disumbangkan untuk ditanam di berbagai wilayah, seperti DKI Jakarta, Bogor, Bekasi, Karawang, Semarang dan DI Yogyakarta.

Jenis dan Dampak Program
Beberapa jenis program peduli lingkungan yang dilakukan oleh Astra Otoparts adalah:

Penanaman Pohon
Pada tahun 2015, Astra Otoparts melakukan penanaman 200 pohon jenis Trembesi, Mahoni dan Bambu di daerah Tipar, Cakung. Melalui aktivitas ini, Perseroan turut berkontribusi dalam melestarikan penghijauan daerah sekitar dan membangun kondisi lingkungan yang lebih baik bagi penduduk yang mendiami daerah tersebut.

Program Sekolah Berbudaya Lingkungan
Dalam rangkaian program Adiwiyata yang digalakkan oleh Astra Otoparts, beberapa program lingkungan yang
telah digulirkan adalah Tanaman Obat untuk Sekolah (TOKO), Program Daur Ulang Sampah Organik menjadi
Kompos (Composting), Biopori, PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), Program Kantin Sehat, Program Penghijauan dan Taman, Program Hidroponik, Program Green House dan Botanical Garden.

Efisiensi Sumber Daya Air
Dari monitoring tahun ini, penggunaan sumber daya air Astra Otoparts (kantor pusat) yang berhasil direduksi adalah Air Bawah Tanah (ABT), yaitu turun 83% dari 151 m3 di tahun 2014 menjadi 25 m3 di tahun 2015 dan dengan penghematan biaya sebesar Rp 2.131.416. Dari Proses daur ulang air di tahun 2015, menghasilkan total debit sebanyak 1.807 m3 dari total limbah 3.863 m3 atau sebesar 47%, dimana penggunaan air daur ulang tersebut lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan siram tanaman di lingkungan Astra Otoparts.


2.        PEDULI SOSIAL DAN MASYARAKAT

Kebijakan dan Komitmen
Kebijakan Perseroan dalam aspek sosial dan kemasyarakatan tertuang dalam beragam aktivitas CSR yang berpusat pada kesehatan, pemberdayaan masyarakat
serta peningkatan kualitas kehidupan masyarakat seperti dalam hal pemukiman dan pendidikan. Kesejahteraan masyarakat secara tidak langsung turut mempengaruhi keberlanjutan bisnis Perseroan.

Jenis dan Dampak Program
Beberapa jenis program sosial dan kemasyarakatan yang dilakukan oleh Perseroan adalah:

• Pelatihan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Pelatihan guru PAUD adalah salah satu program CSR pengembangan komunitas yang telah dilakukan Perseroan secara berkala sejak tahun 2010. Hingga tahun 2015, lebih dari 200 orang ibu-ibu anggota PKK Kecamatan Kelapa Gading telah menerima sertifikat pelatihan guru PAUD yang diselenggarakan oleh Perseroan. Selanjutnya, mereka dipersiapkan untuk mengajar di sekolah-sekolah PAUD binaan Perseroan yang tersebar di lingkungan RW di Kecamatan Kelapa Gading. Pelatihan yang memasuki tahun ke-6 ini dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober
2015 bekerja sama dengan lembaga Himpaudi.

• Olimpiade Rumah Pintar AOP
Pada 26 Agustus 2015, Perseroan menyelenggarakan Olimpiade Rumah Pintar grup Astra Otoparts dengan harapan agar masyarakat Wanajaya, Cibitung, Bekasi
semakin merasakan manfaat dan keberadaan Rumah Pintar grup Astra Otoparts. Kegiatan olimpiade yang diadakan untuk masyarakat sekitar Rumah Pintar grup Astra Otoparts meliputi 5 sentra yaitu Sentra Kriya, Sentra Komputer, Sentra Audio Visual, Sentra Buku dan Sentra Bermain. Sesuai dengan semangat dan motivasi Perseroan dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat, olimpiade ini dilaksanakan bersama-sama dengan perusahaan afiliasi grup Astra Otoparts

• Pembagian Sembako
Kegiatan pembagian sembako telah berjalan secara rutin setiap tahun. Pada tanggal 8 Juli 2015, kegiatan pembagian sembako diselenggarakan bertepatan dengan momen bulan Ramadhan. Kegiatan pembagian sembako secara khusus difokuskan kepada keluarga pra-sejahtera (keluarga non produktif) dan anak-anak yatim piatu yang berdomisili di sekitar Kelurahan Pegangsaan Dua. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama Perseroan dengan beberapa anak perusahaan lainnya seperti Astra Otoparts Divisi Nusa Metal, Gemala Kempa Daya, Inti Ganda Perdana dan Akebono Brake Astra Indonesia.

• Pembinaan Posyandu
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial Perseroan atas terciptanya kondisi kesehatan masyarakat yang baik, pada tahun 2015 Perseroan melakukan pembinaan posyandu melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak usia dini setiap bulan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan banyak pihak terutama dengan pemerintahan setempat di Kelurahan Pegangsaan Dua.

• Donasi Hewan Kurban
Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha tahun 2015, Perseroan menyumbangkan 23 ekor kambing untuk masyarakat di sekitar wilayah kantor penjualan Astra Otoparts di antaranya Kelapa Gading, Bekasi, Karawang Cikarang, Serang, Cirebon, Semarang, Sidoarjo dan Jember.

Kick-off Program Adiwiyata
Program Adiwiyata atau Sekolah Adiwiyata adalah program pembudayaan sekolah dalam hal pelestarian lingkungan, khususnya di tingkat SD, SMP dan SMA. Untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, maka diperlukan model pengelolaan sekolah yang mendukung pelaksanaan pendidikan lingkungan hidup oleh semua warga sekolah. Selain itu, program ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran warga sekolah untuk bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah
yang baik guna mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, diharapkan tumbuh generasi muda yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup. Melalui kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Islam Al-Fidaa Cendikia, Tambun, Bekasi dan SMPN 193, Jakarta Timur, Perseroan membentuk Sekolah Adiwiyata. Acara kick-off program Sekolah Adiwiyata dilaksanakan di dua sekolah tersebut, yaitu pada tanggal 24 Januari 2015 di Aula Sekolah Al-Fidaa dan tanggal 24 April 2015 di SMPN 193, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan start-up Program Kegiatan Sekolah Adiwiyata yang direncanakan akan dilakukan di SMPIT (Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu) dan SMAIT (Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu) Yayasan Al-Fidaa serta di SMPN 193, Jakarta Timur. Melalui program CSR yang integratif, grup Astra Otoparts akan mendukung kegiatan ini agar setiap sekolah tersebut dapat menjadi sekolah yang berwawasan dan berbudaya lingkungan sesuai dengan
program Kementerian Lingkungan Hidup, dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah untuk menjaga lingkungan yang sehat
serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.

3.        PEDULI KETENAGAKERJAAN, KESELAMATAN, DAN KESEHATAN KERJA

Kebijakan dan Komitmen
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, Perseroan menetapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja terbaik. Hal ini berfungsi untuk menciptakan sebuah kondisi kerja yang aman dan nyaman, sehingga tingkat produktivitas dan efektivitas tetap terjaga dan meningkat. Perseroan berkomitmen untuk menaruh perhatian penuh terhadap praktik ketenagakerjaan dan K3 untuk memastikan bahwa setiap tenaga kerja Perseroan bekerja dalam kaidah yang benar, patuh pada aturan serta terhindar dari potensi risiko kerja yang membahayakan, hingga mencapai status kecelakaan nol (zero accident). Perseroan mengadopsi sistem manajemen Astra Green Company (AGC) yaitu Sistem Manajemen Lingkungan, Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (SMLK3) yang memuat kriteria penilaian kinerja pengelolaan LK3, sekaligus sebagai panduan pengelolaan LK3 bagi semua perusahaan di grup Perseroan.

Jenis dan Dampak Program
Beberapa jenis program peduli ketenagakerjaan, keselamatan, dan kesehatan kerja yang dilakukan oleh Perseroan adalah:

Pilot Project Behaviour Based Safety (BBS)
Upaya perseroan dalam menurunkan sekaligus mengantisipasi angka kecelakaan adalah dengan mempertajam program keselamatan kerja, meningkatkan kesadaran karyawan dalam upaya mengurangi risiko bahaya dan mengurangi angka kecelakaan fatal selama karyawan bekerja dengan menggulirkan Pilot Project Behaviour Based Safety (BBS) di tiga anak perusahaan Astra Otoparts. Program BBS adalah lanjutan dari program Safety sebelumnya yaitu SGA (Small Group Activity) dan CCCF (Completely Check Completely Find-out) yang telah diterapkan ke beberapa anak perusahaan yang sahamnya sepenuhnya dimiliki oleh Perseroan. Konsistensi Astra Otoparts dalam menjalankan program-program keselamatan dan kesehatan kerja terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Tujuan besar penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, dimana semua karyawan harus memiliki awareness yang tinggi terhadap aspek keselamatan kerja. Maka dari itu arahan program tahun 2015 adalah melalui pendekatan dan keterlibatan karyawan untuk peduli dan bekerja dengan berperilaku selamat.

Penilaian Kota Sehat
Sehubungan dengan terpilihnya Astra Otoparts sebagai perkantoran sehat mewakili kota administrasi Jakarta Utara, maka pada tanggal 21 September 2015 Perseroan mengikuti penilaian kota sehat yang diselenggarakan oleh Walikota Jakarta Utara. Indikator penilaian perkantoran sehat ini diantaranya adalah adanya kawasan dilarang merokok di lingkungan perkantoran dimana Perseroan sudah memiliki pengawas kawasan dilarang merokok serta adanya stiker atau himbauan tertulis untuk tidak merokok di tempat kerja, adanya jaminan kesehatan bagi pekerja berupa BPJS Kesehatan dan Asuransi Garda Medika, adanya ruangan khusus bagi ibu menyusui dimana Perseroan telah memiliki ruang P3K yang dilengkapi dengan ruang laktasi dan paramedis serta yang menjadi keunggulan adalah adanya program Green Product berupa composting dan biopori.

AGC – AFC in Practice
Dalam rangka kaderisasi asesor AGC – AFC grup Astra Otoparts, maka Perseroan mengadakan pelatihan untuk para asesor baru AGC – AFC pada tanggal 13-15 April 2015 dengan mengundang 1-2 orang perwakilan dari tim K3 dan CSR dari masing-masing anak-anak perusahaan di grup Astra Otoparts.

Kegiatan Bulan K3
Pada tanggal 12 Januari-12 Februari 2015, dalam rangka bulan K3 Astra Otoparts (kantor pusat) mengadakan kampanye kegiatan K3 diantaranya:
a. Lomba foto Unsafe Action and Unsafe Condition,
b. Lomba penggunaan Alat Pemadam Api Ringan
(APAR) dan hydrant,
c. Lomba Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD),
d. Donor darah,
e. Uji emisi mobil,
f. Seminar kesehatan,
g. Senam pagi,
h. Safety riding,
i. Kuis LK3.

Lomba Foto Unsafe Action and Unsafe Condition
Karyawan diminta mencari dan memotret keadaan dan sikap kerja yang tidak aman untuk diberikan tindakan koreksi. Foto-foto tersebut dinilai dengan criteria Probability, Fatality, dan Pengaruh ke Perseroan.

Pelatihan Penggunaan APAR dan Hydrant
Untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan petugas area di kantor pusat, pada tanggal 18 Februari 2015 dilaksanakan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan hydrant, dimana peserta diajarkan memadamkan api dengan menggunakan karung goni dan APAR dengan benar.

Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD)
Pada tanggal 25-26 Februari 2015 diselenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bersama tim Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (P2K3L) serta Tim Kesiapsiagaan Keadaan Darurat (TKKD). Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan keterampilan petugas anggota tim dalam menangani situasi darurat dan kecelakaan kerja, dimana peserta  diajarkan untuk melakukan Resusitasi Jantung Paru-paru (RJP) dengan kriteria teknik RJP yang benar.

Kegiatan Donor Darah
Kegiatan donor darah merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh Perseroan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia. Setiap acara donor darah selalu disambut antusias oleh seluruh karyawan Perseroan dilatarbelakangi niat tulus untuk ikut berbuat kebaikan bagi sesama. Pada tahun 2015, aksi donor darah dilaksanakan sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan Januari 2015 (75 kantong darah), Mei 2015 (76 kantong darah), dan September 2015 (54 kantong darah), sehingga total menghasilkan 205 kantong darah.

Uji Emisi Kendaraan Bermotor
Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan raya menjadi penyumbang utama emisi karbon dan pencemaran udara ambien. Salah satu upaya pengendalian kualitas udara adalah dengan mengendalikan emisi gas buang kendaraan bermotor. Sejak diberlakukannya Peraturan Gubernur DKI Nomor 92/2007 tentang Uji Emisi dan Perawatan Kendaraan Bermotor, dua kali dalam setahun Astra Otoparts bekerja sama dengan Auto2000 menyelenggarakan uji emisi terhadap semua kendaraan roda empat milik karyawan dan rekanan. Uji emisi dilaksanakan di area parkir belakang kantor pusat Perseroan. Pada tahun 2015, uji emisi dilaksanakan pada tanggal 16-17 Februari 2015 dan 6 Juli 2015. Bagi kendaraan yang belum memenuhi persyaratan baku mutu emisi, dilakukan perbaikan ringan penyalaan sistem pembakaran (tune up) oleh mekanik dari Auto2000 dan direkomendasikan perbaikan lebih lanjut di bengkel bila diperlukan. Uji emisi yang rutin dilakukan mendorong karyawan pengguna kendaraan bermotor merawat kendaraannya dengan lebih baik. Sistem pembakaran yang baik selain dapat menekan tingkat emisi karbon dan menurunkan pencemaran udara, juga menghasilkan efisiensi bahan bakar.

Seminar Kesehatan
Seminar Kesehatan Perseroan dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada saat peringatan Bulan K3 di Bulan Februari 2015 dan Bulan Kesehatan pada Bulan Mei 2015. Adapun materi seminar yang disampaikan adalah terkait dengan sepuluh penyakit terbesar hasil pemeriksaan Medical Check Up dan Pola Gizi Karyawan. Seminar tentang sepuluh penyakit terbesar hasil MCU disampaikan oleh Prodia, sedangkan materi untuk Pola Gizi Karyawan disampaikan secara langsung oleh dokter Perseroan.

Senam Pagi
Untuk menjaga kebugaran karyawan, setiap satu bulan sekali di hari Jumat pagi diadakan acara senam pagi bersama yang diikuti dengan oleh karyawan dan tim
manajemen dengan penuh semangat.
Safety Riding
Salah satu program kerja safety Astra Otoparts (kantor pusat) yaitu Training Basic Safety Riding. Adapun sasaran dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan teknik dasar dan melatih kemampuan berkendara serta menciptakan
budaya safety campaign melalui program keselamatan dalam berkendara dan berlalu lintas bagi karyawan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Maret 2015 yang diikuti oleh setiap perwakilan PIC area di Astra Otoparts.

 Kuis LK3
Untuk melatih dan mengetahui seberapa besar pengetahuan karyawan terhadap safety, maka tim Panitia Pembina Keselamatan dan Kesejahteraan Kerja (P2K3L)
juga mengadakan kuis LK3, yaitu karyawan diminta untuk menyebutkan 5 unsafe action dan 5 unsafe condition pada gambar yang berkaitan dengan office hazard.

4.        PEDULI PELANGGAN

Kebijakan dan Komitmen
Selain bergerak di bidang manufaktur, Perseroan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, memprioritaskan keamanan dan kenyamanan pelanggan sebagai salah satu pemangku kepentingan Perseroan. Hubungan yang baik dan menguntungkan dengan pelanggan mendorong perkembangan Perseroan menuju pertumbuhan yang menguntungkan dan berkelanjutan. Perseroan berkomitmen bahwa produk yang dihasilkan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan sesuai dengan fungsi terbaiknya.
Jenis dan Dampak Program
Edukasi Konsumen
Untuk meminimalisir kerugian konsumen akibat penggunaan aki palsu yang semakin banyak beredar akhir-akhir ini, Perseroan meluncurkan iklan edukasi masyarakat untuk membeli aki GS Astra asli. Iklan edukasi ini telah lama diluncurkan di media massa khususnya di bidang otomotif seperti Tabloid Otomotif, Majalah AutoBild, Tabloid Motorplus dan juga dibagikan kepada seluruh diler Astra Otoparts untuk disampaikan kepada para konsumen.

Penanganan Keluhan Konsumen
Salah satu jaringan ritel modern yang dimiliki oleh Astra Otoparts yaitu Shop&Drive telah memiliki sistem penanganan keluhan konsumen. Shop&Drive memberikan jaminan penggantian aki asli gratis dengan syarat dan ketentuan berlaku. Konsumen dapat mengakses program dan lokasi jaringan gerai Shop & Drive secara lengkap di situs www.shopanddrive.com atau dengan menelepon call center di nomor 5000-15. Pengembangan layanan ini merupakan bentuk komitmen Perseroan dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggannya, baik korporat maupun individu.

Astra Friendly Company (AFC)
Program CSR Perseroan mengacu pada kebijakan grup Astra yaitu SESR (Security, Environment, and Social Responsibility) dan menggunakan kerangka kerja Astra Friendly Company (AFC). Program ini berfokus pada penguatan kesadaran sosial melalui kegiatan pengembangan masyarakat untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Kinerja AFC dievaluasi setiap tahun berdasarkan panduan kinerja yang ditetapkan. Penilaian kinerja  bersifat kompeherensif meliputi tingkat pencapaian sistem manajemen, aktivitas dan program. Peringkat AFC ditandai dengan bintang,   dimulai dari satu bintang untuk pencapaian yang terendah dan lima bintang untuk pencapaian tertinggi.

Dari tahun 2011-2013, untuk mendapatkan level Emas dan Hijau masih terbilang mudah karena kriteria asesmen yang digunakan belum seketat kriteria audit PROPER, sedangkan mulai di tahun 2014 dan 2015 untuk bias mendapatkan level Biru sudah tergolong baik karena mulai proses asesmen di tahun 2014 mulai menggunakan Kriteria AGC dengan Revisi muatan PROPER. Adapun Predikat Emas pada asesmen 2014 dan 2015 masih diraih oleh Astra Otoparts (kantor pusat).



sumber : http://www.component.astra.co.id
 

Bukan Traveller Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review